Pembangunan destinasi wisata bahari terpadu yang mengintegrasikan wisata pantai, wisata keluarga, wisata kuliner, wisata olah raga air dan eko wisata mangrove dalam satu kawasan wisata.Aspe...
Tourism
Pembangunan destinasi wisata bahari terpadu yang mengintegrasikan wisata pantai, wisata keluarga, wisata kuliner, wisata olah raga air dan eko wisata mangrove dalam satu kawasan wisata.
Taksiran lahan yang dibutuhan 10 Ha dengan pembahagian kawasan: zona wisata pantai 4 Ha, kuliner dan UMKM 1 Ha, cottage dan home stay 1 Ha, wahana wisata 1 Ha, manggrove & edukasi 2 Ha, infrastruktur pendukung 1 Ha. Kebutuhan infrastruktur: Infrastruktur dasar (jalan lingkungan, drainase, air bersih, listrik, telekomunikasi), bangunan utama (10 unit cottage, 20 kios UMKM, food court, musalla, toilet umum, area parker), sarana wisata (banana boat, cano, dermaga wisata, dan camping ground).
Pasar utama adalah wisatawan lokal (Kabupaten Aceh Timur, Kota Langsa, Aceh Tamiang dan Aceh Utara), wisatawan regional (Provinsi Aceh dan Sumatera Utara), wisatawan khusus (komunitas fotografi, olah raga air, wisata edukasi sekolah, dan wisata keluarga).
Total Estimate:
Rp 10 Milyar
IRR/NPV/BEP:
IRR: 13.36% | NPV: 1,80 Milyar | B/C: 1,27 | BEP: 5 tahun
| Land Area | : 0 |
| Land Status | : Masyarakat |
| Investment Schema | : KPBU / PMA / PMDN |
| Water | : Not Available |
| Power | : Available |
| Gas | : Not Available |
| Road Access | : Available |
| Port Access | : 0 KM |
| Airport Access | : 0 KM |
| Toll Access | : 0 KM |
| Others | : |
These investment incentives and scheme is specifically designed to encourage potential investors and thus reap the positive effects of foreign direct investments (FDI).
Contact Us