Gayo Lues merupakan titik awal pendakian menuju puncak Gunung Leuser. Proyek ini difokuskan pada Peningkatan sarana di pintu masuk Kedah untuk riset, observasi orangutan, dan pendakian profesional ...
Tourism
Gayo Lues merupakan titik awal pendakian menuju puncak Gunung Leuser. Proyek ini difokuskan pada Peningkatan sarana di pintu masuk Kedah untuk riset, observasi orangutan, dan pendakian profesional serta Pemanfaatan status TNGL sebagai situs warisan dunia UNISCO untuk menarik ceruk pasar wisatawan minat khusus dari mancanegara.
Secara teknis kondisi geografis di Gayo Lues merupakan dataran tinggi pegunungan (Highlands) dan berbatasan langsung dengan zona konservasi, pengembangan kawasan ini mencakup pembangunan eco-lodge dan area resepsionis pusat edukasi kopi dan atsiri (experience center), Infrastruktur dasar (jalan internal, energi surya, air), Peralatan Adventure (Rafting, Trekking, perangkat riset).
Mengingat lokasi Gayo Lues yang eksklusif (berada di dataran tinggi leuser) pasar yang dibidik adalah niche market (pasar ceruk), Target pasar utama adalah wisatawan minat khusus (Ekowisata) dan peneliti mancanegara yang memiliki minat tinggi pada isu konservasi dan primata (orangutan) serta wisatawan domestik yang mencari pelarian dari kepadatan kota (self-healing) dan udara segar.
Total Estimate:
Rp 20 Milyar
IRR/NPV/BEP:
IRR: 24% | NPV: 19,2 Milyar | B/C: 2,1 | BEP: 5 tahun
| Land Area | : 112,89 |
| Land Status | : Masyarakat |
| Investment Schema | : KPBU / PMA / PMDN |
| Water | : Available |
| Power | : Not Available |
| Gas | : Not Available |
| Road Access | : Available |
| Port Access | : 0 KM |
| Airport Access | : 0 KM |
| Toll Access | : 0 KM |
| Others | : |
These investment incentives and scheme is specifically designed to encourage potential investors and thus reap the positive effects of foreign direct investments (FDI).
Contact Us